Senin, 07 Desember 2009

Budaya Pop

Budaya Pop - Sering pula disebut buaya rakyat, atau budaya kebanyakan. Pengertian dasar dari budaya pop adalah suatu budaya yang dijalankan dan hidup di dalam masyarakat. Menurut pada peneliti, titik awal adanya budaya pop adalah pada waktu revolusi industry, karena adanya kelas menengah. Dan adanya kelas menengah tersebut, mereka tidak mempunya alat produksi.
Budaya Pop
Kelas menengah dapat mempunyai kebutuhan konsumsi yang baru karena kebutuhan pokok mereka sudah terpenuhi, dan waktu luang mereka pun cukup. Benda-benda baru tersebut meliputi :
  • Ø Alat-alat yang dapat memproduksi baru
  • Ø Alat fotografi
  • Ø LCD, dan lain sebagainya.
Itu semua, oleh para peneliti disebut sebagai budaya pop. Menurut Walter Binyamin, sebelum adanya revolusi industri, kebudayaan bersifat kuratif/ sakral, dengan adanya nilai-nilai yang kita puja. 
Ciri-ciri dari kebudayaan pop itu sendiri antara lain maliputi:
Ø Tidak ada awal dalam budaya pop
Ø Bersifat masif, dan dapat diperbanyak tanpa batas.
Sedangkan kemunculan budaya pop di Indonesia sendiri berbarengan dengan adanya kelas menengah di Indonesia, pada sekitar awal abad 20. Adanya politik etis, yang membuat sebagian kecil masyarakat dapat mengakses pendidikan ala barat.
Tahun 1950-1960 an, budaya pop di Indonsia sangat terkait dengan isu-isu politik. Dan pada masa orde baru, modal asing masuk ke Indonesia secara besar-besaran, satu paket dengan budaya pop.

Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan pembaca berkomentar dengan santun untuk memberikan saran dan masukan kepada kami, terimakasih.