Selasa, 10 Juli 2012

Yalengga, Jayawijya

Yalengga, Jayawijya - Desa Yalengga, berada di Distrik Yalengga, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Desa ini mempunyai 6 RT/ dusun (karena RT dan dusun di sini tidak begitu berbeda). Dusun 1 terletak di pusat desa, dusun 2 agak ke timur, dusun 3 berada di dekat distrik, tetapi agak masuk ke dalam, dan juga berbatasan dengan desa Pilimo, yang merupakan desa pemekaran dari Yalengga. Dusun 4 berada di ujung, dusun 5 berada di tengah pulau dan dusun 6 di seberang lagi. Untuk sampai ke dusun 6, kita harus menyeberangi 2 sungai Baliem yang cukup lebar.
adheb's foto
Bersantai Bersama Kawan Kecil Papua
Secara umum, warga di sini dari suku Walak, walaupun ada beberapa yang pendatang, yaitu dai suku Kaonak, seperti guru, dan kepala sekolah. Beberapa marga yang saya tahu antara lain Wandikbo, Kenelak, Togotli, Gombo, Waga, Tabuni, Kogoya, Metlama, Kilungga, Yikwa, dan Karoba. Seperti di desa-desa lainnya, di desa sini mayoritas rumahnya adalah honai. Biasanya, dalam satu kawasan, laki-laki mempunyai honai sendiri (honai laki-laki), dan perempuan juga mempunyai honai sendiri (honai perempuan), walaupun masing-masing dari mereka yang sudah berkeluarga juga mempunyai rumah sendiri-sendiri. 

Anak-anak kecil di sini masih banyak yang ingusan dan perutnya buncit, gak tau apakah itu busung lapar atau bukan.  Rata-rata, jika belum pernah ke sana, kita akan sulit untuk membedakan anak laki-laki dan perempuan, karena perawakan mereka hampir sama. Yang paling menonjol, adalah jika anak perempuan yang agak dewasa biasanya dadanya bagian dadanya menonjol dan agak besar daripada laki-laki. Tetapi, untyk anak kecil agak lebih mudah, karena masih banyak yang tidak berpakaian atau hanya sekedar memakai baju (tanpa celana). 

Semacam syukuran di Jawa, di sini yang dilakukan adalah bakar batu, baik untuk hajatan semacam natal, tahun baru, perpisahan, dan lainnya. Kemeriahan bakar batu tergantung dari yang punya hajat. Jika dia kaya, pastinya akan meriah, karena akan ada babi yang dimasak, dan bisa lebih dari 1. Begitu juga untuk perkawinan, jika kaya, maka mereka akan memberikan maskawin salah satunya berupa babi dengan jumlah yang banyak. Untuk satu ekor babi saja, di sini harganya 30-50 juta. Kalikan saja, jika orang kaya memberikan maskawin rata-rata 10 ekor babi, belum lagi maskawin dalam bentuk lainnya.

Baca Juga Yang Ini, Seru Loo!!

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan pembaca berkomentar dengan santun untuk memberikan saran dan masukan kepada kami, terimakasih.